Allah hamparkan bumi dan isinya agar kita belajar dan menuntut ilmu karenanya. Penemuan demi penemuan berkembang sesuai dengan bertambahnya penggiat dari berbagai bidang ilmu. Berlomba-lombalah dalam kebaikan, bersegeralah untuk melakukan yang terbaik untuk bangsa walau hanya kecil. Cekidot nih.......
Metrotvnews.com, London: Sekitar 200 tahun setelah Mary Shelley menggunakan petir untuk memberi napas kehidupan kepada monster rekaan Frankenstein, kini ilmuwan meniru idenya menggunakan petir untuk mengisi daya telepon genggam.
Konsep-konsep percobaan telah dilakukan di Universitas Southampton bekerja sama dengan produsen ponsel Nokia.
Memanfaatkan alam dengan cara ini bisa menyediakan sumber daya listrik ketika suplai terbatas, kata para ahli.
Sementara itu perusahaan ponsel memperingatkan para pengguna untuk tidak mencoba ini di rumah.
Menggunakan transformator, tim menciptakan petir di laboratorium dengan daya 200.000 volt melintasi celah udara selebar 30 cm.
"Kami kagum melihat bahwa sirkuit Nokia menstabilkan sinyal gangguan dan memungkinkan baterai terisi," kata Neil Palmer, dari laboratorium tegangan tinggi Universitas Southampton.
"Penemuan ini membuktikan perangkat ponsel dapat diisi dengan arus yang melewati udara, dan merupakan langkah besar menuju pemahaman kekuatan alam seperti petir dan memanfaatkan energinya."
Petir adalah keluarnya listrik statis yang terjadi ketika ada ketidakseimbangan dalam muatan listrik antara awan dan permukaan bumi.
Rata-rata tiga orang meninggal setiap tahun di Inggris akibat sambaran petir.
"Kami jelas tidak merekomendasikan orang melakukan percobaan ini di rumah, tapi kami selalu mencari cara untuk mengubah batasan teknologi," kata Chris Weber dari Nokia.
Menemukan cara baru untuk mengisi ponsel dan memperpanjang hidup baterai adalah salah satu prioritas untuk industri telepon selular.
"Ini tentu ide yang penting," kata Ben Wood, analis perusahaan CCS Insight.
"Nokia termasuk pelopor perangkat pengisian daya teknologi selama beberapa lama. Penemuan ini juga sangat membantu komitmen menjaga lingkungan."
Menurutnya, konsep mungkin berguna di daerah tanpa listrik yang dapat diandalkan.
"Jika Anda tinggal di sebuah desa terpencil di India Anda mungkin menyambut kemungkinan perangkat komunal yang dapat mengisi daya telepon." (BBC)


0 komentar:
Posting Komentar